Krisnomo's Blog

juSt anothEr motiVation's bLog

PERTAMA DI INDONESIA !!!!

KEDAI SEREAL BEKATUL PERTAMA DI INDONESIA !!!

SEREAL YANG DIBUAT DENGAN PENGEMASAN YANG MENARIK DAN DIJAMIN HALAL.

SEREAL BEKATUL TERSEBUT DIBUAT DARI BAHAN BEKATUL YANG TELAH DIAYAK, MENGANDUNG GIZI TINGGI, AMAN DIKONSUMSI BAGI KESEHATAN KARENA MENGANDUNG BANYAK MANFAAT BAGI TUBUH.

BAGI ANDA YANG BERMINAT UNTUK MENGKONSUMSI, ATAU INGIN MENJADI AGEN, SILAHKAN KLIK LINK DIBAWAH INI.

 

BROSUR TAWARAN

 

DIJAMIN TUBUH ANDA AKAN SEHAT DAN BUGAR.

BERMINAT??

SEGERA HUBUNGI KAMI..

Mario Teguh Super Note – PAYUNG BOCOR

Masalah datang tanpa memilih,
kepada yang memintanya tanpa pengetahuan,
atau kepada yang memohon agar dihindarkan dari masalah,

karena masalah adalah rahmat yang tidak kita sukai,
agar kita meninggalkan yang kita sukai tetapi yang tidak baik bagi kita.

Sayangnya, hanya sedikit dari kita yang mengetahui bahwa masalah
adalah batu pijakan yang menjadikan kita pantas bagi kesejahteraan,
kebahagiaan, dan kecemerlangan di tempat-tempat yang naik.

Dan, ada juga jiwa yang dikasihi Tuhan –
yang sedang hidup dalam pendapatnya sendiri mengenai yang baik,
tetapi letih dan marah kepada kehidupan
karena kelemahan dan kekalutan hidupnya.

Dia mencadangkan payung bocor menjelang badai.

… seandainya saja dia sedikit ikhlas untuk mendengar.

………..

Kemudian,

Perhatikanlah bagaimana dia melakukan sesuatu yang diketahuinya merusak kesehatannya,

dan membiarkan anak kesayangannya melihat perilaku buruknya,

padahal dia juga tahu bahwa anak adalah peniru yang setia,

yang akan menirunya, dan menambahkan perilaku lebih bermasalah lagi,

yang akan menjadikannya orang tua yang menua lebih cepat karena masalah-masalah dengan anaknya di masa depan.

Berapa banyakkah orang tua yang sedang menyiapkan anak-anaknya sebagai payung bocor bagi badai masa depan anak-anak mereka?

………..

Perhatikanlah juga bagaimana dia menjadikan perilaku yang hambar-sayang kepada ibu dari anak-anaknya,

yang akan belajar untuk memperlakukan istri mereka nanti dengan kehambaran kasih sayang yang dipelajarinya dari sang ayah.

………..

Lalu perhatikanlah bagaimana sang ibu tidak memelihara daya tariknya sebagai wanita yang seharusnya memukau ayah dari anak-anaknya,

yang menyiapkan anak perempuannya untuk mempercantik diri hanya dalam pergaulan dengan orang lain, tetapi tidak untuk suaminya,

dan melatih suaminya untuk tidak mengharapkan disambut oleh wanita yang menggetarkan hati saat sang suami kembali dari kerja keras mencari nafkah,

dan dengannya mempermudah upaya wanita lain dalam memikat perhatian suaminya.

………..

Kemudian, perhatikanlah juga bagaimana pasangan itu – yang mengundang Tuhan untuk menyaksikan penyatuan yang mereka putuskan sendiri,

untuk juga menyaksikan bagaimana mereka kemudian hanya berbicara kepada satu sama lain hanya bila mereka bertengkar,

yang mendidik anak-anak mereka untuk tidak menghormati pernikahan,

dan menjadikan Tuhan sebagai saksi bagi pernikahan yang sia-sia.
………..

Perhatikanlah bagaimana orang dewasa mencontohkan pencurian dan penipuan hak orang lain untuk menumpuk kekayaan,

yang menjadikan orang muda tidak melihat perlunya sekolah dan pendidikan,

karena mencuri bisa menjadi jalan pintas untuk sukses.
………..

Perhatikanlah bagaimana sebagian pemimpin mencontohkan kelemahan hati dalam menegakkan keadilan dan ketidak-tegasan dalam bertindak,

tetapi bersegera untuk mendahulukan keuntungan pribadi dan golongannya,

yang menyiapkan anggota masyarakat untuk menjadi pemrotes yang anarkis, atau menjadi pemimpin yang mumpung.

………..

Perhatikanlah yang dilakukan oleh pendidik-pendidik senior yang mengiklankan pendidikan bebas biaya yang ternyata tidak bebas biaya, tetapi tetap menyebutnya bebas biaya,

yang menjadi contoh dan penyemangat bagi para siswa sekolah bahwa mereka bisa mencapai pangkat dan kedudukan-kedudukan yang baik dengan keterampilan berpikir seperti itu.

………..

Apakah sebetulnya ada pengertian yang baik di antara kita,
bahwa kita bertanggung-jawab atas kelestarian alam?

Ya, tetapi tidak dalam pertimbangan perkembangan ekonomi.

Perhatikanlah bagaimana kita mencemari sungai, tanah, udara, dan laut; dan bagaimana kita membabat hutan, menyempitkan sungai, mengikis pantai, meledakkan dan meracun ikan, dan menistai satwa pelengkap kehidupan ini,

… semua atas nama bisnis dan pengutamaan kekayaan pribadi,

seolah kita bisa pindah ke planet lain jika bumi ini telah rusak dan beracun.

………..

Dan yang ini menyedihkan,

Kita telah hidup dalam pencitraan negeri yang menjadikan tetangga yang kecil berani mengganggu yang lebih besar,

yang menjadikan yang paling kecil di antara saudara kita lebih marah daripada yang besar-besar di antara kita,

tetapi yang mengharuskan kita mengurut dada untuk menerima, bahwa

yang seharusnya berperan di antara kita belum berperan dalam membesarkan penghormatan dan keseganan pada kerajaan-kerajaan kecil,

terhadap kemampuan besar kita dalam menghukum mereka yang tidak menghormati negeri yang sejatinya besar ini.

………..

Sebagai pribadi atau sebagai keluarga yang disebut bangsa,
kita sedang hidup dalam penyiapan payung-payung bocor yang tidak akan berperan untuk mengatasi kesulitan dan menyelesaikan masalah kehidupan kita.

Sehingga …,
sepertinya … jika kita tidak bersedih,
itu berarti kita tidak sedang memperhatikan.

Dan bagi dia yang dadanya pedih

dengan ketidak-tegasan dirinya dan orang lain untuk berpihak kepada yang benar dan berlaku tegas dalam kebenaran,

pedihnya dada itu adalah tanda adanya perintah untuk memimpinkan perubahan,
yang dimulai dari perubahan pada diri sendiri,
agar dia berwenang untuk menganjurkan perubahan kepada orang lain,
dan agar kemudian dia berwenang untuk mengharuskan perubahan bagi kebaikan manusia dan alam.

Karena, itulah kepemimpinan.

Maka marilah kita membaikkan keadaan yang sedang terjadi di sekitar kehidupan kita,
dan menyadari bahwa keadaan yang sedang berlangsung – adalah komponen pembentuk sejarah.

Kira-kira, sejarah seperti apakah yang sedang kita bentuk bagi kehidupan kita di masa depan, jika kita ijinkan semua penyiapan payung bocor ini tetap berlanjut?

Maka bersegeralah merapikan diri, menyiapkan diri kita masing-masing sebagai penyiap payung yang berperan bagi kehidupan pribadi terdekat kita,
lalu belajar untuk menjadi lebih berperan bagi pembaikan kehidupan saudara-saudara kita yang terdekat dan yang jauh,
agar kita menjadi sebuah keluarga yang saling mengasihi ke dalam,
dan menjadi bangsa yang berwibawa dan disegani dalam pergaulan antar negara dan kerajaan.

Demi kebaikan, mulailah dari diri sendiri.

………..

Sahabat-sahabat Indonesia yang super,

Marilah kita jadikan keberadaan kita dalam kehidupan ini berarti. Karena ada arti dalam penciptaan diri ini.

Tuhan sangat memuliakan kita. Hanya karena kita tidak melihat kemuliaan itu, tidak berarti kemuliaan itu tidak ada pada diri kita.

Tugas kita adalah mengupas dan menanggalkan kulit-kulit kusam yang menutupi kecemerlangan jiwa ini,
agar kita bisa menjadi sebagaimana seharusnya kita menjadi.

Sampai kita bertemu secara pribadi suatu ketika nanti.

Titip salam sayang untuk keluarga tercinta, dari Ibu Linna dan saya.

Terima kasih dan salam super,

Mario Teguh

Mario Teguh Super Note – SEPERTI APAKAH MASA DEPANKU?

Sahabat saya yang baik hatinya,

yang besar impiannya, dan yang sedang bekerja dengan kesungguhan yang sesuai bagi pencapaian kebesaran hidupnya.

Dan ini yang bisa saya sampaikan sebagai upaya untuk menjawab pertanyaan mengenai bentuk masa depan kita.

………..

Jika Anda ingin mengetahui sikap masa lalu Anda, kenalilah keadaan Anda sekarang.
Jika Anda ingin mengetahui masa depan Anda, perhatikanlah yang sedang Anda kerjakan sekarang.

Apa pun yang Anda kerjakan dengan sungguh-sungguh hari ini, adalah pembentuk keberhasilan Anda di masa depan, terutama jika Anda bijak memilih yang Anda kerjakan
hari ini.

Jika Anda ingin maju memasuki kehidupan dengan harapan yang lebih besar, janganlah kerjakan apa pun yang tidak memiliki ukuran besar di masa depan.

Libatkanlah diri Anda dalam pekerjaan-pekerjaan yang meningkatkan nilai kehidupan orang lain, karena dengannya kehidupan menjadi berkepentingan bagi keberhasilan dari pekerjaan Anda.

Bertahanlah dalam perjalanan-perjalanan baik.

Bukan nasib, bakat, modal, atau pendidikan; tetapi upaya terus menerus – yang menjadi penghubung antara masa lalu yang sulit dengan masa depan yang cemerlang.

Bukan kesalahan yang menjatuhkan Anda, tetapi ketidak-sediaan untuk memperbaiki diri dengan pelajaran yang disediakan oleh kesalahan.

Ingatlah, kesalahan besar di masa depan itu – yang menjatuhkan semua orang, tidak pernah dibuat karena satu langkah pertama yang salah; tetapi sering karena langkah pertama yang benar, yang diikuti oleh banyak langkah kecil yang tidak berhati-hati.

Maka libatkanlah diri Anda dalam pekerjaan yang baik, dalam pergaulan yang baik, untuk tujuan-tujuan yang baik.

Bukan jaminan masa depan yang seharusnya menjadi fokus Anda hari ini, tetapi kesungguhan kerja Anda. Karena, kesungguhan kerja yang baik dalam pekerjaan yang baik-lah, yang menjadikan masa depan Anda terjamin kebaikannya.

Masa depan yang cerah bukanlah masa depan yang sudah terjamin,
karena masa depan hanya menjanjikan ketidak-pastian.

Masa depan yang cerah
adalah masa depan yang penuh pilihan.

Dan semua pilihan dalam masa depan itu tumbuh dalam kesungguhan kerja kita hari ini.

………..

Sahabat saya yang sedang mengutamakan kebaikan sebagai pengindah kehidupannya,

Mudah-mudahan Super Note di atas dapat menemani keindahan akhir minggu Anda bersama keluarga tercinta.

Mudah-mudahan Tuhan menerangkan perjalanan hidup Anda, dan meletakkan semua hadiah bagi kebaikan Anda selama ini di depan setiap langkah Anda minggu depan.

Mudah-mudahan Tuhan menghindarkan Anda dan keluarga tercinta dari kerisauan dan kegelisahan yang tidak perlu bagi kekasih-kekasih-Nya.

Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.

Untuk para sahabat yang akan hadir dalam MTGW Taping di Grand Studio Metro TV pada hari Minggu nanti, kita berjumpa di sana ya? We will have fun!

Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya untuk keluarga Anda tercinta.

Loving you all as always, and … salam super!

Mario Teguh

Mario Teguh Golden Moment – Yang ku upayakan adalah untuk kedamaianku dan kebahagiaan keluargaku yang sangat kukasihi.

Sahabat saya yang baik hatinya,

Keluarga adalah kehidupan kita yang sebenarnya.

Tidak ada siapa pun yang bisa disebut berhasil, jika dia tidak membahagiakan keluarganya.

Tidak ada satu orang pun bisa melepaskan kebahagiaannya dari kebahagiaan keluarganya, tanpa menjadikan apa pun kesenangannya sebagai kesenangan sementara yang semu dan yang menyesatkan.

Sebagai anak, apakah kita bisa disebut berhasil tanpa membahagiakan dan membanggakan orang tua?

Sebagai orang tua, apakah kita bisa disebut berhasil tanpa membahagiakan dan menghebatkan anak-anaknya?

Dan sebagai pasangan hidup, apakah kita bisa disebut berhasil tanpa membahagiakan dan memuliakan satu sama lain?

Tetapi, lebih sering daripada tidak, kita diganggu oleh beragamnya pilihan prioritas yang saling menarik dan bahkan mengeluarkan kita dari pekerjaan dan pergaulan yang membesarkan, menguatkan, dan meninggikan.

Tetapi, jika kita berketapan kuat untuk memihakkan diri dan upaya kita kepada hakekat-hakekat yang baik, kita akan dipelihara dalam pekerjaan dan pergaulan baik, dan dibahagiakan dalam keluarga yang sejahtera dan penuh kasih.

Kita akan dibebaskan dari kekhawatiran dan ketakutan yang sering berlaku seperti mimpi buruk di siang hari.

………..

Maka akan indah sekali, jika kita bisa mengatakan dengan ketulusan yang murni – kalimat-kalimat yang lembut dan peka ini:

………..

Dalam akal ku yang sekarang terbebas dari mimpi buruknya, aku melihat bahwa pengertianku adalah jalan besar menuju kebahagiaanku.

Dan dalam pengertianku yang lebih menerima, aku tahu bahwa keterbukaan hati adalah satu-satunya jalan menuju kebahagiaan.

Jika ketertarikanku adalah mengupayakan kegembiraan, kedamaian, dan kesyukuran dalam keseharian hidupku, maka tumbuhlah kebahagiaanku.

Dan yang ini kuyakini dengan keutuhan yang sempurna, bahwa

Dalam kebahagiaan seperti itulah aku dimuliakan, kekasihku dimuliakan, dan keturunanku dimuliakan.

Tuhanku Yang Maha Mulia tidak akan memalingkan wajah penuh kasih-Nya dariku, jika aku menghadapkan wajahku kepada-Nya dengan penyerahan total dari kehidupanku dan semua isinya sampai akhir dari kehidupanku.

Karena dengannya bukan hanya aku tidak akan pernah mati, tetapi jiwaku yang berbahagia akan hidup dalam sepanjang-panjangnya usia kebaikan yang ku bangun dalam kehidupanku di dunia, yang menjadi pengindah kehidupanku di surga.

Maha Agung Tuhan yang memeliharaku dalam kebaikan.

………..

Sahabat saya yang baik hatinya,

Mudah-mudahan Golden Moment di atas dapat menemani Anda dalam menjadikan hari ini hari yang bernilai dalam rencana kebesaran hidup Anda.

Marilah kita menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada jalan-jalan kebaikan, dan menguatkan diri dalam menghadapi ujian kesungguhan bagi yang mengupayakan kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan hidup.

Mudah-mudahan Tuhan tidak memperpanjang penantian kita bagi kemampuan yang besar untuk membahagiakan keluarga.

Saya akan senang sekali jika Anda berkenan hadir di Grand Studio Metro TV bersama rekan-rekan Super Members dan Super Fans yang akan menjadi Audience dalam MTGW Taping pada hari Minggu, 14 Februari 2010.

Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya untuk keluarga Anda tercinta.

Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.

Loving you as always,

Mario Teguh

Mario Teguh Golden Moment – JADILAH PRIBADI YANG KUAT KEDAMAIANNYA

Sahabat saya yang super,

yang menyandang peran yang besar bagi penyejahteraan dan pembahagiaan keluarga,

Orang yang berlaku tergesa-gesa dalam kemarahan, sering membuat kesalahan seperti orang yang merobek amplop uang dengan uang di dalamnya.

Tetapi seperti kemarahan, semua emosi ekstrem seperti kecintaan, kegembiraan, kesedihan, dan kecemburuan adalah kekuatan yang lebih sering digunakan oleh orang sebagai pelemah dan pengerdil kehidupannya sendiri, daripada sebagai peningkat nilai.

Jika kita mengetahui dan melatih diri dengan sikap dan cara-cara yang tepat untuk menggunakan emosi-emosi ekstrem itu, kita akan memimpin kehidupan pribadi dan kemasyarakatan yang sejahtera, berbahagia, dan yang cemerlang.

Kehidupan ini membutuhkan keuntungan dari penggunaan emosi-emosi ekstrem dalam pribadi yang kuat kedamaiannya.

Marilah kita bersama memimpin pemantapan pribadi dan pembesaran peran pribadi kita masing-masing untuk menjadikan kehadiran kita sebagai rahmat bagi setiap jiwa yang bersentuhan dengan kita.

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,

Mudah-mudahan Golden Moment di atas dapat memulai kesungguhan kita untuk lebih berhati-hati dalam mengelola perasaan-perasaan ekstrem kita, agar kita lebih diuntungkan karenanya, dan tidak dimasukkan kedalam kegelisahan berkepanjangan yang merampas hati kita dari pembahagiaan.

Mudah-mudahan Tuhan menguatkan kita untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan besar, dan memudahkan kita untuk menerima pengertian-pengertian kelangitan yang menghubungkan hati kita dengan kedamaian taman-taman di surga.

Mudah-mudahan Tuhan membesarkan rizki bagi Anda dan keluarga tercinta, untuk sekecil-kecilnya kebaikan yang bisa Anda bangun di dalam keluarga dan dalam pergaulan Anda dengan sesama.

Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.

Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.

Datang ke MTGW Taping di Metro TV ya?

Loving you all as always,

Mario Teguh

Mario Teguh Golden Moment – Bukan Kebahagiaan Yang Menjadikanmu Seorang Yang Bersyukur

Bukan kebahagiaan yang menjadikanmu seorang yang bersyukur, tetapi kemampuanmu untuk mensyukuri-lah yang menjadikanmu pribadi yang berbahagia.

Janganlah engkau hanya menunggu agar kebahagiaan datang menghampirimu.
Bergeraklah, aktiflah, bergaullah, dan bekerjalah – karena di dalam keterlibatan-keterlibatan seperti itulah engkau akan menemukan kebahagiaan.

Jadilah pribadi yang aktif tertarik untuk menjadikan dirimu dan para sahabatmu bergembira,

Jika ketertarikanmu adalah mengupayakan kegembiraan, kedamaian, dan kesyukuran dalam keseharianmu bersama orang lain – maka tumbuhlah kebahagiaanmu.

………..

Sahabat Indonesia yang hatinya baik,

Please continue doing your super jobs. Give it your best!

Marilah kita saling mendoakan bagi keberhasilan kerja kita hari ini, dan kebaikan bagi keluarga yang sedang membangun kehidupan yang baik di rumah dan di mana pun mereka berada.

Marilah kita mencoba untuk menggunakan kasih sayang sebagai pengganti kemarahan, dalam mengupayakan kebaikan bagi kehidupan kita dan semua yang kita layani.

Sampai nanti ya?

Loving you all as always.

Mario Teguh

Mario Teguh: Mario Teguh Super Note – RAYAKANLAH KEHIDUPAN – Weekend Edition – BUKAN MAIN HEBATNYA KEKUATAN PARA PEMALAS!

Sahabat saya yang baik hatinya,

Marilah kita merayakan keberadaan kita dalam kehidupan ini dengan menjadikan diri kita bernilai bagi sesama.

Rayakanlah kehidupan.

Merayakan kehidupan adalah cara untuk meninggikan penghargaan dan penghormatan kita kepada kehidupan, yang akan mengharuskan kehidupan ini merayakan keberadaan kita.

Itu penting. Karena tidak ada orang yang menelantarkan kehidupan, yang indah hidupnya.

Kehidupan ini diikat dan diharuskan taat kepada hukum sebab dan akibat, dan berlaku sangat setia dalam melayani Anda.

………..

Kehidupan mengindahkan apa pun yang Anda indahkan.

Jika Anda mengindahkan yang baik dan yang memuliakan kehidupan, kehidupan akan membangun dan memelihara kedamaian dan kebahagiaan Anda.

Jika Anda mendahulukan kemalasan dan penundaan, kehidupan akan melambatkan datangnya kesejahteraan dan menunda kebahagiaan Anda.

Jika Anda menjadikan diri Anda penggembira dan pembahagia bagi keluarga dan kerabat Anda, kehidupan akan pasti menyegerakan kegembiraan dan kebahagiaan Anda.

Tetapi,

Jika Anda menenggelamkan diri dalam kesedihan dan mengisi hati dan pikiran dengan keluhan, kehidupan akan menambahkan kesedihan dan kesulitan yang dikiranya sangat Anda nikmati peratapannya.

Jika Anda menjadikan pekerjaan Anda sebagai cara untuk membantu orang lain mencapai kesejahteraan mereka, kehidupan akan lebih menyejahterakan Anda – agar Anda menjadi penyejahtera bagi lebih banyak orang lain.

Maka,

Janganlah menelantarkan waktu.

Karena,

Waktu adalah anak-anak terkasih dari kehidupan ini.

Jika Anda menelantarkan waktu, kehidupan akan melihat Anda sebagai tidak menghargainya sebagai ibu dari waktu, dan dengannya kehidupan akan memantaskan penghargaan yang sesuai bagi Anda.

Perhatikanlah, bahwa …

Semua orang yang hidupnya baik, selalu adalah orang yang hadir dalam waktu – sebagai pribadi yang baik, yang baik bagi dirinya dan orang lain, dan yang memperluas kebaikannya untuk memuliakan semua ciptaan Tuhan.

Rayakanlah kehidupan, dan hadirlah sebagai pribadi yang bernilai di dalam waktu.

………..

Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,

Anda dilahirkan sebagai jiwa yang kuat.

Dengan jiwa yang kuat itulah, sebetulnya Anda direncanakan oleh Tuhan untuk menjadi pemimpin dalam kehidupan ini.

Dan karena kasih sayang-Nya kepada kita, Anda dan saya – juga diberikan kewenangan untuk memutuskan bagaimana kekuatan dari jiwa kita ini kita gunakan.

Kita bebas menggunakan kekuatan dari jiwa ini untuk menjadikan diri kita pribadi yang bernilai dan berwenang untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan kepada sesama dan kepada alam.

Atau, seperti yang telah dicontohkan oleh banyak orang yang kemudian menjadi beban bagi orang-orang baik yang tulus bekerja dalam kejujuran, adalah penggunaan kekuatan jiwa untuk melemahkan kehidupannya sendiri.

Ya. Tidak sedikit orang yang menggunakan kekuatannya untuk mengerdilkan kehidupannya sendiri.

Jika seseorang tetap bertahan menjadi pribadi yang malas dan penunda, bukankah itu sebuah kekuatan yang mengagumkan?

Dan lebih mengagumkan lagi, dia bersedia menjadi orang yang terbelakang dalam ilmu, derajat, dan dalam ekonomi – dengan sekuat-kuatnya argumen untuk mempertahankan kemalasan dan penundaan.

Berapa banyakkah kekuatan yang lebih besar daripada keikhlasan seseorang untuk menjadikan diri dan kehidupannya tidak berguna dan tidak dihargai bahkan oleh orang-orang kecil, karena mendahulukan kemalasan?

………..

Sahabat Indonesia yang kemuliaan kehidupannya penting bagi Tuhan,

Saya sangat menghormati kekuatan seorang pemalas.

Ketika orang lain menggunakan kekuatan untuk membangun kehidupan yang sejahtera dan membahagiakan, dia menggunakan kekuatannya untuk menjadi bukan apa-apa.

Jika itu bukan karena suatu keyakinan yang kuat, apa lagi?

Pasti ada sesuatu yang hebat yang diyakini para pemalas.

Mungkin mereka yakin, bahwa hati dan pikiran mereka akan cukup luas dan kuat untuk menampung rasa minder dan tak berguna yang akan semakin menguat dengan semakin besarnya perayaan kehidupan yang tidak diikutinya, karena dia sedang menikmati kemalasan dan penundaan.

Bukan main hebatnya kekuatan para pemalas!

Walau pun kemudian kekuatannya itu digunakan untuk merendahkan dirinya sendiri, saya tetap sangat menghormatinya.

Itu berarti Tuhan sedang sangat memperhatikannya, karena dia sedang diberikan perhitungan yang sangat pasti mengenai yang dimintanya.

Seorang pemalas tidak meminta apa pun.

Dan itulah yang persis diberikan oleh Tuhan.

Nothing!

………..

Ooh … seandainya saja dia mengerti.

Jika Tuhan sangat menurutinya dalam kemalasannya, apalagi yang tidak akan dilakukan Tuhan untuknya jika dia mentenagai jiwanya untuk bangkit dan mengharuskan badannya yang malas itu untuk mulai melakukan apa pun yang baik baginya?

Jika kemalasannya saja sudah sangat dihormati oleh Tuhan, apalagi jika dia ikhlas mengindahkan dirinya dengan kesegeraan belajar dan bekerja.

Tuhan menghormati kesegeraan.

Itu sebabnya Tuhan memerintahkan kehidupan untuk menyegerakan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi kita yang menyegerakan yang baik.

Dan dengannya, kehidupan juga menyegerakan perasaan minder dan tidak berguna kepada dia yang menggunakan kekuatan jiwanya untuk bermalas-malasan dan menunda yang penting baginya.

Seandainya saja para pemalas itu menyadari, bahwa

Tidak ada orang yang betul-betul malas.

Seorang pemalas adalah orang yang rajin untuk bermalas-malasan.

Dan dengannya, …

Seorang pemalas adalah orang yang rajin menjadikan dirinya merasa tidak berharga dan tidak dihargai oleh kehidupan.

Maka,

Rayakanlah kehidupan.

Janganlah merayakan perendahan nilai diri dalam kehidupan ini.

………..

Sahabat saya yang harus menjadi orang tua dari anak-anak yang malas,
atau yang harus menjadi istri dari suami yang malas,
atau yang harus menjadi suami dari istri yang malas,
atau yang harus menjadi anak dari orang tua yang malas,
atau yang harus menjadi guru bagi murid yang malas,
atau yang harus menjadi murid dari guru yang malas,
atau yang harus menjadi pemimpin bagi bawahan yang malas,
atau yang menjadi anak buah dari atasan yang malas,

atau yang menjadi anggota dari bangsa yang malas,

marilah kita ikhlaskan diri kita untuk merayakan kehidupan.

Terlibatlah dalam kehidupan ini dengan suka cita dan suka rela.

Dia yang hidup dengan mensuka-citakan dirinya, akan disuka-citakan kehidupannya.

Dan bagi dia yang hidup dengan mensuka-relakan dirinya bagi kebahagiaan sesamanya, Tuhan akan merelakan kehidupan yang sejahtera, yang membahagiakan, dan yang cemerlang.

Rayakanlah kehidupan.

Bersuka-citalah dalam melayani sesama dalam pekerjaan Anda.

Karena,

Pekerjaan adalah doa yang berbentuk tindakan.

Dan tidak ada doa yang bernilai-jawab lebih tinggi daripada doa yang dijadikan kehidupan, atau kehidupan yang dijadikan doa.

Maha besar Tuhan dalam kasih sayang-Nya.

………..

Sahabat Indonesia yang sangat bernilai kehidupannya,

Mudah-mudahan Super Note – Weekend Edition ini, dapat melengkapi kekuatan jiwa kita dalam membangun diri dan pergaulan yang berdaya bangun yang besar.

Perintah untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan, tidak diturunkan kepada jiwa-jiwa yang lemah.

Perintah itu diturunkan kepada kita yang menugaskan diri bagi penyejahteraan, pembahagiaan, dan pemuliaan kehidupan sesama.

Mudah-mudahan Tuhan segera menyejahterakan Anda dan keluarga tercinta, dan melengkapi kehidupan Anda dengan kebahagiaan dan kemuliaan yang tak terputus dan tersambung terus – dengan kehidupan Anda bersama keluarga tercinta di surga kelak.

Untuk rekan-rekan yang akan hadir di Grand Studio Metro TV besok untuk 2 MTGW Taping dan MTGW Live, kita akan bertemu dan berbincang nanti ya?

Untuk Anda yang sedang terhalangi dari hadir di studio, kita bertemu di layar kaca ya?

Pastikan Anda mencermati program kita besok, Minggu – 31 Januari 010, MTGW – BERANI DIHITUNG CEPAT, agar kita dapat lebih mengerti mengenai konsep menyegerakan kebaikan dalam hidup kita.

Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.

Terima kasih dan salam super!

Loving you all as always,

Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta

Photo Data:

For you, the photographers amongst us:

I love this picture, though I wasn’t sure I could do it.
It was a challenging shot. I had to climb onto a bridge railing, standing precariously with little to balance with, to get the right composition.

But all efforts are rewarded according to the willingness to commit ourselves to the process.

Stay super!

MT

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.